14 Jenis Ilmu Psikologi Terapan dan Sistematis

Daftar Isi [Tampilkan]




aksaralangit.com - Psikologi merupakana cabang keilmuan yang sangat kompleks. psikologi dapat didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. Secara umum dapat disimpulkan bahwa psikologi sebagai studi ilmiah mengenai proses prilaku dan proses-proses mental seseorang.



1. Psikologi Kepribadian

Menurut Caplin (1999:362) Psikologi kepribadian merupakan segi pandangan yang menekankan pada hal penanaman dan peletakan tingkah  laku di dalam kepribadian individu/manusia. sedangkan Menurut Alfred Adler (Hall dan Lindzey (1993:242) adalah ilmu prilaku tentang gaya hidup individu atau cara karakteristik seseorang dalam bereaksi dalam masalah-masalah dan tujuan hidup. selain itu Carl Jung (1993:182) dalam bukunya menyebuatkan jenis psikologi ini merupakan prilaku tentang integrasi dari ego, ketidaksadaran pribadi, ketidaksadaran kolektif, kompleks- kompleks, dan arketip-arketip persona, serta anima.

2. Psikologi klinis dan konseling (clinical psychology and counseling)

Menurut Mens, Psikologi klinis dan konseling Merupakan salah satu bidang psikologi terapan yang berperan sebagai salah satu disiplin kesehatan mental dengan menggunakan prinsip- prinsip psikologi untuk mendiagnosis, memahami, serta mengatasi  berbagai masalah atau penyakit psikologi.

3. Psikologi Konstitusional

Merupakan suatu nama psikologi yang masih controversial. Pemahaman yang lain adalah sebagai studi tentang hubungan antara struktur morfologis dan fungsi fisiologis tubuh serta hubungan antara fungsi-fungsi psikologi social (Lerner, 2000:168).

4. Psikofarmakologi

Merupakan pengetahuan tentang obat untuk mengobati gangguan psikiatris. Pada tahun 1995, telah terjadi tiga temuan farmakologi yang menandai revolusi pengobatan psikiatri, yakni obat antipsikotik, antidepresan, dan lithium (Pope, 2000:866). Obat antipsikotik berfungsi sebagai penetralan khayalan atau kepercayaan kepada hal-hal yang tidak nyata dan halusinasi (perasaan melihat, mendengar suara, dan sejenisnya, yang merupakan gejala umum dalam skizoprenia dan penyakit gilaan depresif. Obat antidepresan berfungsi meringankan pasien yang mengalami depresi mayor atau fase tertekan dari penyakit depresi kejiwaan. Lithium merupakan obat yang unik diantara obat-obat psikiatrik lainnya, terdiri atas sebuah ion sederhana dan bukan merupakan molekul kompleks (Pope, 2000:867).

5. Psikologi Okupasional (Accupational Psichology)

adalah Merupakan suatu terminology yang tampaknya merangkum suatu bidang kajian psikologi industri, psikologi organisasi, psikologi vokasional, dan psikologi sumber daya manusia (Herriot, 2000:713).

6. Psikologi Rekayasa (Engineering Psychology)

Sejarah perkembangan psikologi rekayasa dapat ditelusuri pada masa awal pertumbuhan psikologi industri, yakni pada awal tahun 1898, dimana Fredick W. Tailor yang terkenal dengan studinya tentang dimensi waktudan kerja manual.

7. Psikologi politik

Merupakan cabang psikologi dalam bidang interdisipliner yang mempunyai tujuan substantif dasar untuk mengekspose keterkaitan antara proses psikologi dan politik. Psikologi ini memiliki sumber dari berbagai disiplin keilmuan, seperti antropologi budaya, sosiologin, psikologi ekonomi, psikologi serta ilmu politik.

8. Psikologi Sekolah dan Pendidikan (Psychology for the Classroom and Educational psychology)

Merupakan kajian tentang prilaku peserta didik di sekolah yang substansinya merupakan gabungan psikologi perkembangan anak, psikologi Pendidikan, dan psikologi klinis yang berhubungan dengan setiap anak untuk evaluasi kegiatan belajar dan emosi, memberikan dan menafsirkan, hasil tes intelegensi, tes hasil belajar, dan tes kepribadian yang merupakan sebagian dari tugas mereka. Sedangkan untuk psikologi Pendidikan merupakan kajian tentang prilaku dalam bidang proses belajar mengajar. Dalam hal ini guru dapat mengadakan penelitian Pendidikan yang dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran bagi gurunya maupun hasil belajar bagi peserta didiknya.

9. Psikologi perkembangan

Menekankan perkembangan manusia dan berbagai faktor yang membentuk prilakunya sejak lahir sampai berumur lanjut. Psikologi perkembangan sebagai cabang ilmu psikologi menelaah berbagai perubahan intraindividual dan perubahan interindividual yang terjadi di dalam perubahan intraindividual. Perubahan tersebut bukan hanya mendiskripsikan, tetapi juga menjelaskan atau mengeksplikasikan perubahan-perubahan prilaku menurut tingkat usia sebagai masalah hubungan anteseden (gejala mendahului) dan konsekuensinya (LaBouvie, 1975:289).

10. Psikologi Industri dan Organisasi (Industrial and organizational Psychology)

Merupakan penerapan dari prinsip-prinsip psikologi industry dan pertambangan. Selanjutnya Psikologi ini didefinisikan menurut kapan dan dimana ia perbuat, dipraktikkan, bukan menurut pernyataan atau prinsip-prinsip tertentu.

11. Psikologi Sosial (sosial psychology)

ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku individu sebagai fungsi dari rangsang-rangsang sosial (Shaw dan Ostanzo, 1970:3) individu dalam difinisi tersebut menunjukkkan bahwa unit analisis dari psikologi sosial adalah individu, bukan masyarakat (seperti dalam sosiologi) maupun kebudayaan (seperti dalam antropologi budaya). Sehingga dari definisi yang singkat tersebut, pengertian psikologi social dapat pula diartikan sebagai suatu kajian tentang sifat, fungsi, fenomena prilaku social, dan pengalaman mental dari individu dalam sebuah konteks social. Diantara fenomena fsikologi social ini, antara lain kemarahan, prilaku membantu, sikap social, ketertarikan dan hubungan social, prilaku seksual dan sosialisasi.

12. Psikologi lintas budaya (Cross-Cultural Psychology)

Pada hakikatnya, menurut Brislin, Lonner, dan thorndike, (dalam Berry dkk,1997:2) psikologi lintas budaya adalah kajian empiris mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang telah memiliki perbedaan pengalaman, yang dapat membawa ke arah perbedaan prilaku Berry dkk, 1997:2) psikologi lintas budaya berkutat dengan kajian sistematis mengenai prilaku dan pengalaman, sebagaimana pengalaman itu terjadi dalam budaya berbeda yang dipengaruhi budaya yang bersangkutan.

13. Psikologi Lingkungan

Lingkungan berhubungan dengan proses belajar, yang mengunjuk pada efek komulatif dari respons-respons individu terhadap rangsangan lingkungan individu dalam hidupnya. Psikologi lingkungan dapat menjangkau berbagai aneka permasalahan. Bidang ini tidak sekedar mengkaji akibat yang sebelumnya sudah gterpikirkan manusia, melainkan juga akibat yang diperhitungkan sebelumnya.

14. Psikologi Konsumen (Consumen Psychology)

Bidang psikologi ini mulai dengan psikologi periklanan dan penjualan, objeknya adalah komunikasi yang efektif, baik dari pihak pabrik maupun distributor kepada konsumen (Anastasi, 1989:389). Terutama melalui iklan, konsumen memperoleh informasi tentang produk atau jasa yang dapat diperoleh manfaat khusus dari produk dan jasa tersebut.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel